Kane: Inggris Kurang Bagus

Kane: Inggris Kurang Bagus – Harry Kane frustrasi di kekalahan Inggris terhadap Prancis. Kane bilang Inggris kurang bagus dengan demikian gagal menang melawan Prancis yang bermain dengan 10 orang. Inggris pulang atas kekalahan saat menghadapi Prancis di pertandingan persahabatan. Berlaga di Stade de France, Rabu (14/6) dinihari, The Three Lions angkat tangan 2-3. Inggris sebetulnya … Continue reading “Kane: Inggris Kurang Bagus”

Kane: Inggris Kurang Bagus

Kane: Inggris Kurang Bagus – Harry Kane frustrasi di kekalahan Inggris terhadap Prancis. Kane bilang Inggris kurang bagus dengan demikian gagal menang melawan Prancis yang bermain dengan 10 orang. Inggris pulang atas kekalahan saat menghadapi Prancis di pertandingan persahabatan. Berlaga di Stade de France, Rabu (14/6) dinihari, The Three Lions angkat tangan 2-3. Inggris sebetulnya sempat unggul duluan pada menit-menit awal pertandingan melalui gol Kane. Namun kemudian mereka balik tertinggal ketika tuan rumah menghasilkan gol melewati Samuel Umtiti & Djibril Sidibe.

Pada awal babak kedua, Inggris dapatkan momentum bagus ketika Raphael Varane diberikartu merah lalu Kane sukses mengeksekusi penalti guna menyamakan kedudukan. Tetapi, walau unggul jumlah pemain, Inggris malah kebobolan dan kesudahannya kalah. “Mencetak 2 gol di Prancis semestinya cukup. Kami perlu menemukan cara untuk memenanginya, kami cuma kurang bagus,” kata Kane kepada ITV. “Mereka memperoleh ruang begitu besar di area vital, bahkan bersama dengan 10 pemain,” sahut Kane. “Kami hendak berani dan bermain dari belakang serta kesalahan terjadi. Ini mengecewakan. Kami pegang kendali namun tak menaikkan gigi. Kurang bagus,” ucapnya.

Pekerjaan Rumah Menghantui The Three Lions

Pekerjaan Rumah Menghantui The Three Lions

Pekerjaan Rumah Menghantui The Three Lions – Gareth Southgate menyaksikan sisi positif & negatif dari timnas Inggris pasca kalah dari Prancis. Inggris dibilangnya masih harus membetulkan beberapa hal. Inggris wajib mengakui keunggulan Prancis didalam laga persahabatan saat digelar di Stade de France, Rabu (14/6) dinihari. Dalam laga itu, Inggris sempat unggul duluan selesai Harry Kane mencetak gol di menit ke-9. Inggris lalu balik tertinggal ketika Prancis buat gol lewat Samuel Umtiti & Djibril Sidibe. Namun, Inggris lagi-lagi mampu menyeimbangkan skor lewat pinalti Kane ketika Dele Alli dijatuhkan Raphael Varane awal babak kedua. Pelanggaran itu pun berbuah kartu merah buat Varane. Unggul jumlah anggota nyaris sepanjang babak kedua, Inggris malahan tak mampu mengoptimalkannya. Mereka lalu kebobolan 12 menit menjelang laga kelar.

Southgate menilai Inggris sebetulnya tampil bagus ketika memegang bola. Namun Inggris dibilang Southgate masih kesusahan mengatasi kecepatan serta kekuatan seluruh pemain Prancis. “Saya berpikir selama 90 menit saya menyaksikan hal-hal yang ialah keunggulan kami. Menghandle bola, kami menyusahkan Prancis, menciptakan peluang, serta mencetak dua gol,” tutur Southgate kepada Sky Sports News. “Lalu kami menyaksikan hal-hal yang wajib kami perbaiki, tak bola, dan pengelolaan gaya bermain pada kedudukan 2-2.”

“Saya kira (skema 3-4-3) berjalan baik, hingga kedudukan 2-2, dan memberikan pilihan bagus. Kami menyalurkan bola dengan baik juga menyulitkan mereka,” lanjut Southgate. “Skema manapun, kami mempunyai masalah dengan kecepatan juga kekuatan mereka. Kesanggupan fisik mereka yang menjadikan Prancis susah dilawan.” “Ini jelas ialah sesuatu yang Prancis punyai, di setiap kelompok umur. Mereka amat cepat dan mereka bakal memberi Anda problem besar kedalam counter attack jika Anda tak benar-benar terorganisasi,” katanya.

Les Bleus Bermain Impresif, Deschamps Angkat Topi

Les Bleus Bermain Impresif, Deschamps Angkat Topi

Les Bleus Bermain Impresif, Deschamps Angkat Topi – Kalah jumlah pemain tidak menghalangi Prancis guna menyingkirkan Inggris. Trainer Les Bleus, Didier Deschamps, pun angkat topi pada para pemainnya. Prancis ‘merumput’ sebagai pemenang di laga persahabatan kontra Inggris di Stade de France, Saint-Denis, Rabu (14/6) dini hari WIB. Klub tuan rumah menang tipis atas skor 3-2. Inggris unggul duluan melalui gol Harry Kane di menit-menit awal. Tapi, sebelum babak pertama tuntas, Prancis telah berbalik memimpin 2-1 melalui gol-gol Samuel Umtiti & Djibril Sidibe.

Masalah serius menimpa Prancis awal babak kedua. Pemain pertahanan Raphael Varane diganjar kartu merah lantaran pelanggarannya kepada Dele Alli. Pelanggaran itu pun membuat Inggris mendapatkan hadiah penalti. Kane yang maju selaku eksekutor sukses mengganti skor jadi 2-2. Kendati hanya main dengan 10 orang di sisa-sisa babak kedua, Prancis malahan mampu keluar selaku pemenang. Ousmane Dembele sebagai penentu kemenangan kubu tuan rumah melalui golnya. “Selalu bagus menutup musim dengan suatu kemenangan, khususnya setelah kalah (dari Swedia). Kami musti main dengan 10 orang, jadi angkat topi buat para pemain, mengingat ini merupakan tim Inggris yang tangguh,” ujar Deschamps yang dilansir Sky Sports.

“Tugas kami menjadi lebih rumit karena adanya kartu merah, itu tampak kejam. Kami menghasilkan peluang-peluang, lalu mereka yang bermain menunjukkan hal-hal bagus,” ucapnya. Prancis tadinya kalah 1-2 dari Swedia didalam laga kualifikasi Piala Dunia 2018. Deschamps tengah menyesali kekalahan itu. “Saya amat puas dengan kemenangan 10 pemain. Tetapi, saya akan tukar dua kemenangan di laga persahabatan atas kemenangan di Swedia. Namun, saya tidak bisa melakukan apa-apa tentang itu,” tuturnya. “Saya mempunyai penyesalan soal hasil tersebut dan apa yang berlangsung,” tutup Deschamps.

Leave a Reply

Your email address will not be published.