Hal Menyebalkan Wisatawan Lain di Tempat Wisata

Setiap liburan dimana saja entah itu di dekat rumah atau di luar kota, pastinya traveler harus selalu berperilaku baik tanpa adanya permsalahan yang ditimbulkan seperti buang sampah sembarangan atau yang lainnya yang meresahkan. Tapi ternyata, masih ada banyak orang yang melakukan hal buruk di sejumlah tempat wisata. Dari melakukan vandalisme sampai membuang sampah secara sembarang, … Continue reading “Hal Menyebalkan Wisatawan Lain di Tempat Wisata”

Setiap liburan dimana saja entah itu di dekat rumah atau di luar kota, pastinya traveler harus selalu berperilaku baik tanpa adanya permsalahan yang ditimbulkan seperti buang sampah sembarangan atau yang lainnya yang meresahkan. Tapi ternyata, masih ada banyak orang yang melakukan hal buruk di sejumlah tempat wisata. Dari melakukan vandalisme sampai membuang sampah secara sembarang, traveler dengan perilaku menyebalkan seringkali ditemui di beragam objek wisata. Dirangkum dari beberapa media yang terkenal, dibawah ada beberapa hal menyebalkan yang biasa ditemukan di tempat wisata dan susah dihilangkan:

Berisik
Tidak jarang ada sepasang maupun serombongan traveler yang berisik saat berkunjung di obyek wisata. Mereka ngobrol dan tertawa kencang seenaknya saaja tanpa peduli bila hal tersebut bisa saja merusik kenyamanan orang lain. Begitu berisik saat mengobrol sebaiknya sungguh dihindari. Terlebih lagi jika lagi berkunjung ke tempat yang diinginkan pengunjungnya bisa tenang sebagaimana berbagai tempat ibadah maupun kompleks pemakaman.

Melakukan vandalisme
Vandalisme bisa berbentuk mencoret-coret, mengukir tembok dinding sampai merusak karya seni yang ada. Tindakan vandalisme kerap ada didalam ataupun luar negeri. Misalnya saja yang dahulu sempat heboh, vandalisme di wisata Gunung Fuji yang pelakunya diprediksi orang Indonesia, dan ada juga turis-turis yang mengukir namanya di benteng Colosseum Italia. Perlakuan iseng yang merusak obyek wisata tidak terpuji. Traveler pun musti menjaga diri supaya tak sampai melakukan vandalisme. Tidak sedikit daerah yang mempratekkan denda hingga ratusan juta rupiah buat para turis nakal yang gemar merusak.

Asyik Berfoto Ria
Berkunjung ke obyek wisata tanpa foto-foto sepertinya kurang lengkap. Apalagi bila datang ke obyek wisata yang jadi landmark terkenal. Pastilah ribuan orang berusaha tuk bisa hunting foto disana. Ada yang baik hati memperdulikan traveler lainnya dan saling memberikan peluang buat foto, tapi tidak sedikit pula yang egois. Traveler tipe ini umumnya berlama-lama di 1 spot tuk mengambil banyak foto dengan gaya berbeda. Dia kurang peduli pada wisatawan lain yang juga mau foto disana. Kalau bersua traveler yang menyebalkan begini, sah-sah saja jika ditegur. Terlebih bila antrean tuk foto telah memanjang.

Buang sampah sembarangan
Ulah buang sampah sembarangan masih tidak sedikit ditemui. Masih ada wisatawan yang tidak peduli dengan lingkungan. Meskipun disediakan box sampah, tetap aja melempar sampah sembarangan. Khususnya kalau tak tersedia tempat sampah di sebuah objek wisata, makin jadi-jadilah wisatawan yang jorok menempatkan sampah seenaknya. Padahal sampah itu bisa disimpan lebih dulu, lalu dibuang setelah ada box sampah.

Suka komplain
Selama traveling kadang ada hal disana tidak sesuai dengan ekspektasi. Seperti misalnya cuaca yang panas maupun terlalu dingin di obyek wisata, hotel kurang nyaman maupun jalur trekking sulit. Komplain ataupun memberi kritik emang boleh saja, tapi bila terlalu sering dan dengan cara “lebay” bisa juga merusik ketenangan pengunjung lain.

Mengambil banyak makanan
Untuk traveler yang ambil makanan begitu banyak ini umumnya bisa ditemukan ketika sarapan hotel maupun saat tur yang meliputi wisata kuliner dengan kuliner bersama. Menyantap makanan didalam porsi besar diperkenankan bila memang berupa buffet. Tapi kadang pesanan buffet di tujuan wisata kuliner, pas kepada rombongan tamu, so! setiap orang tidak bisa senaknya saja menambah porsi dan musti memikirkan juga traveler lainnya yang belum kebagian makanan. Tapi ada saja yang santai ambil makanan banyak-banyak.